Tadi setelah adik tidur, tiba-tiba ibu merasa sakit di dada dan perut. Rasanya mual, mau muntah, masuk angin sepertinya. Setelah mengoleskan minyak kayu putih ke dada dan perut, ibu meminta tolong kakak yang sebenarnya sedang tidak enak badan untuk mengoleskan minyak kayu putih ke bagian punggung. Bak seorang pemijat handal, bukan hanya mengoleskan minyak tapi kakak juga dengan cekatan memijat punggung dan leher ibu dengan mantapnya, sampai ibu 'glegekan' lho. Kalau dihitung mungkin bisa puluhan kali tadi ibu mengeluarkan angin dari perut melalui mulut. "Sudah Kak, kalau sudah capek istirahat saja!" Kataku. "Enggak, Kakak seneng pijitin ibu." Jawabnya santai. "Lain kali kalau ibu mau dipijitin lagi, ibu bilang ya..." Ah, ibu jadi ingat kejadian kemarin. Ibu mengomel karena ibu lihat kakak begitu lambat dan terkesan malas-malasan. Walaupun kakak sudah bilang sedang puyeng, tidak enak badan, karena pilek dan batuk. Ibu masih saja mengomel. Kali...
Warisan untuk anak cucuku