Skip to main content

Happy Birthday, Baby Girl!

It's been a week since your 16th birthday, unfortunately ibu lagi bokek ya waktu itu. So I only gave you an ice cream cone for your birthday gift, haha... Walaupun kakak bilang, "It doesn't matter!" Dan kita suka bilang, "A birthday is just another day." Yah nggak papalah buat seru-seruan aja. Lagipula ibu sudah bahagia melihat kakak ceria, bisa menikmati dan mensyukuri nikmat dari Allah dari hal-hal kecil dan sederhana. Even your wish has come true that day.

Mungkin kakak kalau membaca ini suatu hari nanti akan ingat kembali, bahwa hari itu kakak berharap bisa naik angkot sendiri dan tidak ada satu orang pun di sekolah yang tahu bahwa hari itu kakak sedang berulang tahun. And it happened. Sepulang wawancara bersama mbak Chiqa di Royal Plaza, kakak kembali ke sekolah dengan menggunakan angkot. Sepertinya hari itu kakak berusaha benar untuk mewujudkan keinginan kakak untuk naik angkot. Hmmm, walaupun kedengerannya agak aneh, tapi mungkin kakak kangen ya naik angkot. Transportasi wajib yang masih kita gunakan hingga beberapa bulan lalu. Dan walaupun setelah sampai di rumah akhirnya teman-teman di sekolah tahu dan mengucapkan selamat melalui group WA, but at least nggak bocor ya sampai sore, hehe...

Bahagia terus ya, nak!
Be strong and stay humble!
Love ya...


Comments

Popular posts from this blog

Adegan Ciuman

Entah tadi sedang nonton apa, tapi yang jelas ada sekilas adegan ciuman. Adek langsung berteriak dan mengalihkan pandangannya pada kakak. "Lho, bu! Emang kakak sekarang sudah boleh nonton adegan ciuman ya? Kok kakak nggak nutup mata (waktu ada adegan ciuman)?" Hahaha, ibu dan kakak langsung tertawa. So cute! Walaupun badannya sudah lebih tinggi dari ibu, adek ternyata masih kecil ya... posted from Bloggeroid

Less Money BIG Happy

Membahagiakan anak-anak adalah mutlak adanya. Sebagai orang tua tentu saja aku ingin memberikan semua hal terbaik untuk kedua anakku. Awalnya tampak berat karena kebahagiaan selalu saja identik dengan uang. Padahal sebagai ibu rumah tangga, aku harus pandai-pandai mengatur keuangan setiap bulannya agar tidak besar pasak dari pada tiang. Ternyata setelah dijalani, tidak sesukar yang dibayangkan. Alhamdulillah, aku bersyukur karena anak-anak adalah makhluk yang paling mudah untuk dibahagiakan. Yuk, kita intip lagi bagaimana anak-anakku menjalankan tugasnya (belajar, bermain, bersenang-senang & bahagia).

Berumah tangga = Berjuang

Hampir 7 tahun usia pernikahanku dan suamiku, serta sebelumnya sempat dua setengah tahun pacaran, rupanya tidak membuatku benar-benar mengenalnya dengan baik. Justru banyak hal baru yang terkadang cukup mengejutkan aku temui pada dirinya. Sejak menikah hingga beberapa waktu lalu, suamiku seringkali bertanya mengapa aku mencintainya. Dan sungguh, aku enggak tahu kenapa. Aku hanya mencintainya tanpa pernah tahu apa sebabnya. Kalau aku jawab karena dia ganteng, aku boong dong. Kalau karena kegantengan doang, dulu banyak juga cowok-cowok yang lebih ganteng yang naksir sama aku lho (narsis banget ya, hihihi). Lalu kalau aku jawab karena dia kaya, enggak mungkin. Semua orang juga tahu bagaimana awal kehidupan rumah tangga kami hingga saat ini. Dan kalau aku bilang karena dia baik, sesekali aku merasa dia tidak terlalu baik juga padaku, hehe... (I love you, peace!) Tapi sekarang aku tahu jawabannya mengapa Allah menakdirkan aku mencintainya. Karena dengan mencintai dan menikahinya aku mend...