Skip to main content

Bahagianya Mereka

Aku suka sekali mendokumentasikan apa saja yang anak-anakku kerjakan. Aku berharap ketika mereka dewasa nanti, mereka punya kenangan tentang masa kecil mereka yang menyenangkan. Supaya mereka bisa selalu bersyukur kepada Allah. Karena ketika kita dewasa, kita sering membatasi dan meletakkan kebahagiaan pada hal-hal tertentu, misalnya uang dan harta benda. Bahkan sebagian dari kita rela untuk menunda kebahagiaan hanya karena merasa belum mencapai apa yang kita cita-citakan. Padahal rasa bahagia itu luas sekali, tanpa batas dan harta sebanyak apapun tidak akan mampu membeli kebahagiaan. Aku pikir kebahagiaan itu berbanding lurus dengan keikhlasan. Hanya orang-orang yang ikhlas menjalani ketetapan Allahlah yang akan merasa tenang dan bahagia dengan hidupnya.

Aku berusaha untuk membahagiakan anak-anak dengan kesederhanaan dan cinta (karena cuma itu saja yang aku punya). Mulai post ini, sesekali aku akan berbagi gambar anak-anakku (hasil hobiku memotret), tentu saja dengan kegiatan-kegiatan mereka. Daripada cuma ngendon dikomputer doang (yang kalo dihitung-hitung mungkin bisa ada ribuan foto), siapa tahu aja bisa menginspirasi banyak orang untuk membuat diri mereka bahagia melalui hal yang kecil. Bukankah sesuatu yang besar selalu dimulai dari yang kecil-kecil?

Selamat berbahagia!

"MENGGALI BUMI," begitu Kakak & Adek suka menyebut kegiatan favorit mereka dibelakang rumah.

Comments

Popular posts from this blog

Berumah tangga = Berjuang

Hampir 7 tahun usia pernikahanku dan suamiku, serta sebelumnya sempat dua setengah tahun pacaran, rupanya tidak membuatku benar-benar mengenalnya dengan baik. Justru banyak hal baru yang terkadang cukup mengejutkan aku temui pada dirinya. Sejak menikah hingga beberapa waktu lalu, suamiku seringkali bertanya mengapa aku mencintainya. Dan sungguh, aku enggak tahu kenapa. Aku hanya mencintainya tanpa pernah tahu apa sebabnya. Kalau aku jawab karena dia ganteng, aku boong dong. Kalau karena kegantengan doang, dulu banyak juga cowok-cowok yang lebih ganteng yang naksir sama aku lho (narsis banget ya, hihihi). Lalu kalau aku jawab karena dia kaya, enggak mungkin. Semua orang juga tahu bagaimana awal kehidupan rumah tangga kami hingga saat ini. Dan kalau aku bilang karena dia baik, sesekali aku merasa dia tidak terlalu baik juga padaku, hehe... (I love you, peace!) Tapi sekarang aku tahu jawabannya mengapa Allah menakdirkan aku mencintainya. Karena dengan mencintai dan menikahinya aku mend...

Less Money BIG Happy

Membahagiakan anak-anak adalah mutlak adanya. Sebagai orang tua tentu saja aku ingin memberikan semua hal terbaik untuk kedua anakku. Awalnya tampak berat karena kebahagiaan selalu saja identik dengan uang. Padahal sebagai ibu rumah tangga, aku harus pandai-pandai mengatur keuangan setiap bulannya agar tidak besar pasak dari pada tiang. Ternyata setelah dijalani, tidak sesukar yang dibayangkan. Alhamdulillah, aku bersyukur karena anak-anak adalah makhluk yang paling mudah untuk dibahagiakan. Yuk, kita intip lagi bagaimana anak-anakku menjalankan tugasnya (belajar, bermain, bersenang-senang & bahagia).

I Am Electric

Dua hari yang lalu, adik mendatangiku yang sedang nongkrong di depan PC. "Ibu, adek downlotin lagu Heaven's Basement ya? I Am Electric," "Hah? Lagu apaan itu, dek?" Aku benar-benar tidak tahu lagu apa itu :D Adek pergi begitu saja, tapi tak seberapa lama kemudian dia kembali sambil menyerahkan sebuah note kecil hasil tulisan tangannya yang berisi judul lagu dan nama band yang dia request untuk dicarikan lagunya di internet. "Ini lagu dari NFS (Need For Speed), adek sukaaaa, enak lagunya. Ibu cariin ya..." Katanya tetap dengan ekspresi biasanya yang datar itu. "Oke-oke, nanti ibu carikan." Kataku menyetujui. Karena kebetulan memang sedang berselancar di internet, aku langsung googling saja request dari adek tadi. Pertama yang aku temui adalah official videonya di You Tube http://www.youtube.com/watch?v=XjRaKId4Rps , terus terang aku tidak ingin ceroboh dengan membiarkan anak-anak mendengar atau melihat sesuatu yang dapat mempenga...