Skip to main content

Fiuuuuh....

Hi, readers... I'm back!
Pede banget kayak banyak aja yang ngebaca blogku, hehehe... Yang penting pede, itu modal pertama untuk melakukan apa ajakan.

Aku ngga tahu udah berapa lama ngga ngeblog. Sejak pindah ke Jakarta sekitar 6 bulan yang lalu, aku hampir ngga punya waktu untuk diri sendiri. Kalaupun ada waktu, aku lebih memilih untuk tidur, liburan, jalan-jalan, happy-happylah... Fiuuuuh, jadi ibu rumah tangga itu ternyata berat banget lho. Asli deh...

Dan hari ini mungkin menjadi puncaknya. I'm bored and I'm tired and that make me feel so angry. Kata-kata yang ngga bisa diucapkan sembarangan oleh seorang ibu karena bisa-bisa kamu dicap sebagai ibu yang ngga baik. Karena jadi ibu itu haram hukumnya buat ngeluh, capek apalagi bosen. But I just wanna be honest. It's been a hard months from me.

Aku merasa butuh waktu untuk diriku sendiri, I need sleep, I need silence supaya aku bisa berpikir dengan lebih baik karena kalian pasti bisa membayangkan apabila punya dua anak kecil di rumah, ketenangan akan menjadi hal yang akan sangat kau rindukan. And I miss reading, I miss blogging, I miss jogging, I miss doing something cool or I don't know... Maybe I'm just tired.

Aku berharap suamiku bisa lebih bijaksana, lebih kebapakan jadi aku bisa merasa bebanku sedikit lebih ringan. Karena ketika aku berusaha untuk mengungkapkan apa yang aku rasakan padanya, aku tidak tahu dia mendengarkanku atau tidak karena dia hanya diam dan tidak berkomentar apa-apa. Padahal itu caraku untuk meminta tolong padanya. I need a hand to take care of the house and the children. I'm not a robot, I'm not a superwoman, I'm just a human being. I feel so alone. I need a recharge. Aku pengen ngaji, aku rindu bertemu dengan orang-orang baik yang bisa membantuku untuk mengisi jiwaku karena aku yang akan mengisi jiwa anak-anakku. Aku udah mulai kering. Please, somebody help me out... Ya Allah, help me! Please...

Comments

Popular posts from this blog

Adegan Ciuman

Entah tadi sedang nonton apa, tapi yang jelas ada sekilas adegan ciuman. Adek langsung berteriak dan mengalihkan pandangannya pada kakak. "Lho, bu! Emang kakak sekarang sudah boleh nonton adegan ciuman ya? Kok kakak nggak nutup mata (waktu ada adegan ciuman)?" Hahaha, ibu dan kakak langsung tertawa. So cute! Walaupun badannya sudah lebih tinggi dari ibu, adek ternyata masih kecil ya... posted from Bloggeroid

Less Money BIG Happy

Membahagiakan anak-anak adalah mutlak adanya. Sebagai orang tua tentu saja aku ingin memberikan semua hal terbaik untuk kedua anakku. Awalnya tampak berat karena kebahagiaan selalu saja identik dengan uang. Padahal sebagai ibu rumah tangga, aku harus pandai-pandai mengatur keuangan setiap bulannya agar tidak besar pasak dari pada tiang. Ternyata setelah dijalani, tidak sesukar yang dibayangkan. Alhamdulillah, aku bersyukur karena anak-anak adalah makhluk yang paling mudah untuk dibahagiakan. Yuk, kita intip lagi bagaimana anak-anakku menjalankan tugasnya (belajar, bermain, bersenang-senang & bahagia).

Berumah tangga = Berjuang

Hampir 7 tahun usia pernikahanku dan suamiku, serta sebelumnya sempat dua setengah tahun pacaran, rupanya tidak membuatku benar-benar mengenalnya dengan baik. Justru banyak hal baru yang terkadang cukup mengejutkan aku temui pada dirinya. Sejak menikah hingga beberapa waktu lalu, suamiku seringkali bertanya mengapa aku mencintainya. Dan sungguh, aku enggak tahu kenapa. Aku hanya mencintainya tanpa pernah tahu apa sebabnya. Kalau aku jawab karena dia ganteng, aku boong dong. Kalau karena kegantengan doang, dulu banyak juga cowok-cowok yang lebih ganteng yang naksir sama aku lho (narsis banget ya, hihihi). Lalu kalau aku jawab karena dia kaya, enggak mungkin. Semua orang juga tahu bagaimana awal kehidupan rumah tangga kami hingga saat ini. Dan kalau aku bilang karena dia baik, sesekali aku merasa dia tidak terlalu baik juga padaku, hehe... (I love you, peace!) Tapi sekarang aku tahu jawabannya mengapa Allah menakdirkan aku mencintainya. Karena dengan mencintai dan menikahinya aku mend...